Developer

Tips Membersihkan Virus Windows dengan Linux-Live_BootCD

dapat info menarik dari milis..mengenai tips basmi virus Windows..

tanpa mengurangi dan mengganti nama penulis asli…

By pak Tasrief

Sebagai sharing buat yang curious, berikut langkahnya,

1. Boot Komputer dari LLBCD.
LLBCD dapat diperoleh dengan mendowload dari site berikut

http://fedoraproject.org/get-fedora

Volume kurang lebih 600 Mb, di-burn ke CD atau DVD.

2. Boot komputer dari CD dengan terlebih dahulu mengecek bios (biasanya
tekan F2 sesaat setelah switch-on) untuk mengubah urutan
prioritas booting.

3. Sukses booting, kita diminta masuk login sebagai liveuser.

4. Front linux tersedia, tuliskan su

biasanya setelah menuliskan su, diminta passwd, tapi kali ini langsung
sebagai superuser, selanjutnya kita siap operasi (memanggil file windows
yang terjangkit virus).

5. Tulis cd

Dengan cd kita masuk ke ruang kerja superuser. Kalau hendak melihat
bagaimana superuser mengendalikan sistem linux, silahkan tulis ls

ls (el es singkatan dari list) me-list direktory sistem linux.
Salah satu directori itu adalah mnt tempat memanggil file sistem,
semacam tempat operasi.

6. Tulis mkdir ntfs
Artinya, kita membuat direktori (ruang operasi) dengan naman ntfs tempat
membasmi virus2 yang menjangkiti windows.

7. Tulis mount -t ntfs /dev/sda1 /mnt/ntfs/

Command ini bermakna memanggil pasien masuk ke ruang operasi ntfs.

Selanjutnya kita bisa cek apakah pasien benar2 sudah hadir di situ
dengan command berikut

8. ls /mnt/ntfs

Kalau tidak terjadi salah panggil, command di atas akan me-list file2
windows. Artinya, pasiennya siap dibedah.

9. Jika ternyata kosong, berarti salah panggil, kita perlu cek apakah
tempat file windows memang di /dev/sda1 Cara pengecekannya /sbin/fdisk -l

Perhatikan letak file ntfs punya windows. Jika misalnya di /dev/sda4
maka command no.7 di atas, /dev/sda1 diganti menjadi /dev/sda4.
Langkah No 9 ini menjadi opsional saja jika langkah 8 sudah
memperlihatkan bahwa pasiennya sudah masuk ruang ntfs

10. Operasi siap dilakukan dengan tour/cek ke direcory yang terjangkit
virus. Pada tahap ini command yang digunakan cukup cd, ls dan rm (change
directory, list dan remove).

11. Supaya aman, tahap awal cukup memeriksa My Document dan meremove
file2 yang mencurigakan, biasanya dengan nama yang aneh. Tahap ini tak
perlu masuk ke file sistem, mungkin kali lain.

Contoh dari sistem saya setelah langkah 7 dan ls /mnt/ntfs

6fc203fb5623450b76c90ca6ab5d24

f1 ioSpecial.ini Program Files
apache2triad IO.SYS ReadmeFirst.htm
AUTOEXEC.BAT localhost RECYCLER
boot.ini localtexmf SUPPORT
CONFIG.SYS MSDOS.SYS System Volume Information
Documents and Settings MSOCache texmf
DRIVERS My Downloads TOSHIBA
etax2006 NTDETECT.COM VALUEADD
EULA ntldr WINDOWS
hiberfil.sys pagefile.sys
inferno.log pajek

12. Saya masuk ke salah satu directory di atas

[root@localhost ntfs]# cd Documents\ and\ Settings/
[root@localhost Documents and Settings]# ls
Administrator apache2triad LocalService Tasrief
All Users Default User NetworkService

13. Setelah virus2 dibersihkan, kembalikan pasien ke tempatnya dengan
menuliskan

cd tekan enter lalu tulis umount -t ntfs /dev/sda1/

13. Mengecek apakah pasien sudah keluar dari ruang operasi

ls /mnt/ntfs

Jika kosong, berarti pasien sudah kembali ke t4nya.

14. Tulis exit
15. Shutdown
16. Boot windows dari hardisk (terlebih dahulu chek bios).
17. Sekian

semoga bermanfaat bagi teman-teman dan bagi pengunjung .

Author Profile

admin
bekerja sebagai web development, dan pernah bekerja di perusahaan IT di jakarta dan di tempatkan sebagai web development. senang menggunakan CMS,yakni CMS JOOMLA dan CMS WORDPRESS.

Other posts by admin

Author's web site http://developer.sh2.in



Are you satisfied with this blog?
Why not subscribe our RSS Feed? you will always get the latest post.


1 Trackbacks/Pingbacks

  1. STILL IMAGE CAPTURE, IPHONE 4 V. DROID X 30 06 10

Leave a Reply